spacer
spacer search

Tjetjep Rustandi Web Site
To overcome evil with good is good, to resist evil by evil is evil

Search
spacer
Newsflash
Senjata yang tidak kalah dahsyat--dan oleh karena itu perlu selalu diasah--adalah bersabar dan tenang hati dengan banyak mengadu dan mengharapkan keridhaan Allah. Kuatkan iman, peliharalah dan suburkan di dalam hati kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya melebihi segalanya, ditengah kultur hubbud dunya (cinta dunia) yang telah menjalar kemana-mana. Semoga Allah membimbing kita agar tidak menjadi orang yang tertipu.
header
Main Menu
Home
My Profile
My Photo Album
My Flickr site
My Syariah Investment
Guest Book
Colleagues Web/Blog
Islamic Links
Home
Login Form
Username

Password

Remember me
Password Reminder
No account yet? Create one
 

Berkat Sang Ibu
Contributed by TeeJe   
Apr 13, 2009 at 04:36 PM

Berkat Sang Ibu

Abu Yazid Thaifur bin Isa bin Surusyan Al-Busthami. Lahir di Bustham yang terletak di bagian Timur Laut Persi. Meninggal di Bustam pada tahun 261 H/874 M. Beliau adalah salah seorang sultan pada wali, yang merupakan salah satu Syaikh dari silsilah tarekat Sadziliyah, tarekat Suhrawardiyah dan beberapa tarekat lainnya. Tetapi beliau sendiri menyebutkan dalam kitabnya Tokoh di Negeri Irbil: ”… mulai Abu Bakar Shiddiq sampai ke aku adalah golongan Shiddiqiah.”

Kakek Abu Yazid Al-Busthami adalah penganut agama Zoroaster. Ayahnya adalah salah seorang terkemuka di Bustham. Karamah Abu Yazid yang luar biasa sudah mulai tampak sejak ia masih dalam kandungan. “Setiap kali aku menyuap makanan yang kuragukan kehalalannya,” kata ibunya kepada Abu Yazid, “engkau yang masih dalam rahimku memberontak dan tak mau berhenti sebelum makanan itu kumuntahkan kembali.” Pernyataan itu dibenarkan oleh Abu Yazid sendiri.

Setelah sampai waktunya, si ibu mengirimkan Abu Yazid ke sekolah. Abu Yazid mempelajari Al Quran. Pada suatu hari gurunya menerangkan arti satu ayat dari surah Lukman: Berterima kasihlah kepada-KU dan kepda kedua ora tuamu. Ayat ini sangat menggetarkan hati Abu Yazid. Abu Yazid meletakkan batu tulisnya dan berkata kepada gurunya, “Izinkanlah aku pulang. Ada yang hendak kukatakan pada ibuku.”

Si guru memberinya izin. Abu Yazid lalu pulang ke rumahnya. Ibunya menyambutnya dengan kata-kata lembut, “Thaifur, kenapa kau pulang? Apakah engkau mendapat hadiah atau adakah suatu kejadian istimewa?” “Tidak,” jawabnya “Pelajaranku sampai pada ayat dimana Allah memerintahkan agar aku berbakti kepada-Nya dan kepadamu. Tetapi aku tak dapat mengurus dua rumah dalam waktu bersamaan. Ayat ini sangat menyusahkan hatiku. Maka wahai ibu, mintalah diriku kepada Allah sehingga aku menjadi milikmu seorang atau serahkanlah aku kepada Allah semata sehingga aku dapat hidup untuk Dia semata-mata!”

“Anakku,” jawab ibunya, “Aku serahkan engkau kepada Allah dan kubebaskan engaku dari semua kewajibanmu terhadapku. Pergilah engkau menjadi hamba Allah. Di kemudian hari Abu Yazid berkata, “Kewajiban yang semula kukira sebagai kewajiban yang paling ringan, paling sepele di antara yang lain-lainya, ternyata merupakan kewajiban yang paling utama. Yaitu kewajiban untuk berbakti kepada ibuku. Didalam berbakti kepada ibuku itulah kuperoleh segala sesuatu yang hanya bisa dipahami lewat tindakan disiplin diri dan pengabdian kepada Allah.

(Baca selanjutnya, click, Read more...)

A Flower for April in June

Last Updated ( Apr 13, 2009 at 12:57 AM )
Read more...
Nepal hari ke 3
Contributed by TeeJe   
Mar 11, 2009 at 08:10 PM

Nepal hari ke 3

Pagi-pagi kita sudah siap untuk menyusuri sungai BudiPrapti untuk melihat aligator, burung yang warna warni serta keindahan sungai Chitwan yang ber air bening. Kita dapatkan juga matahari dibalik kabut yang tebal sehingga kita dapatkan matahari yang bulat berwarna keemasan, sangat indah. Keindahan demi keindahan kita lalui sambil menyusuri sungai yang dangkal dan bening, kita dapatkan juga api yang bercorak seperti zebra, burung merak dihutan bebas dan aligator yang sedang berjemur.

Jam 11 pagi kita berangkat ke Lumbini agak telat memang karena kita mulai canoing juga agak telat menunggu kabut tidak terlalu tebal. Sampai di Lumbini di hotel Budha Garden sudah agak siang. Setelah makan siang sekitar jam 14:30, kita lanjutkan ke tempat kelahiran Budha. Saat itu jalanan sangat berdebu padahal saat winter. Lucunya kita mempergunakan taksi yang sangat kecil (seukuran sedan Toyota Starlet) yang terasa tambah kecil dikarenakan kita membawa alat-alat fotography dengan tas yang agak besar.

Menyusuri tempat kuil yang dibangun oleh negara-negara Hindu seperti kuil Budha Thailand kemudian candi German dan terakhir ke tempat candi kelahiran Budha. Sangat menarik melihat Candi German karena seluruh dinding dalam dan luar di lukis berdasarkan cerita Budha dari lahir sampai meninggalnya dengan detail dan keragaman lukisan yang mempesona.

Pulang sekitar Magrib jam 17:15 dan beristirahat di hotel, hari yang sangat melelahkan karena jalan dari candi ke candi yang lain yang cukup jauh. Tapi cukup puas dengan hasilnya.

Lumbini - Lokamani Cula Pagoda

Last Updated ( Mar 12, 2009 at 03:56 PM )
Axioo Pico Hackintosh netbook
Contributed by TeeJe   
Feb 08, 2009 at 09:43 PM

Senang juga bisa mengoprek salah satu netbook murah saat ini yang mesinnya hampir sama dengan Msi Wind, si Axioo Pico untuk bisa berjalan dengan Hackintosh Leopard 10.5.6. Info lebih lanjut mesin nya ada di: link.
 

Hampir seluruh kemampuan bisa di explore dan berjalan diantaranya;

-          Suara, Video camera

-          Graphic CI/QE supported

-          Wifi dan Ethernet

 

Dengan menggunakan Distro iATKOS 5i 10.5.5, dengan pilihan;
- iATKOS v5i Main System
- PC EFI V9
- AppleDecrypt
- SMBIOS-EFI
- 9.5.0 Kernel Voodoo
- x86 ACPI (PS/2 driver for keyboard & touchpad)
- Disabler.kext
- OHR
- Remove Thermal kext
- Graphics Update
- Graphic: EFI string
- Intel SATA / AHCI SATA (tergantung setingan BIOS)
- Network: tidak dipilih

Dilanjutkan dengan Update ke 10.5.6;

 

    * Download update paket dari Apple. MacOSXUpd10.5.6.dmg.

    * Install MacOSXUpd10.5.6.dmg. Restart dua kali secara otomatis.

    * Upgrade Selesai. Driver VGA Resolution display masih 800×600. Install lagi dengan AppleIntelGMA950.kext , AppleIntelGMA950.kext, AppleIntelIntegratedFramebuffer.kext dan Natit.kext secara berurutan. Restart.

    * Jika KB dan mousepad tidak jalan Download AppleACPIPSNub.kext dan ApplePS2Controller.kext untuk mengembalikan fungsi touchpad. Restart.

    * Download Ethernet card: Ethernet RealTEk RTL8102E

    * Untuk Wifi kexnya: Wifi Reltek RTL8187SE ;

Realtek_RTL8187SE_
MacOS10.5_Driver_
073_UI_1.6.2.zip

 

Axioo Pico Mac versi 10.5.6 dengan keyboard dan touchpad serta 1024×600 display siap deh…

 

 

Jika merasa trackpad Pico terlalu sensitif dan ingin mematikan double tap atau touch clicking sudah ada obatnya;

* Versi Macnya diupgrade ke 10.5.6 dulu biar ada Trackpad pref nya.

 

* Download nih driver nya di … sentelic-touchpad-driver-111

* Jika diperlukan download ini

* Jalankan Disk Utility utk Repair Permission

*  Restart ulang MacOS X dengan option “-f”

 

Option baru di preference Trackpad;

* Trackpad udah gak lg terdetek sbg Mouse PS2 lagi, tp sebagai Trackpad sendiri

* Trackpad Preferences bisa keliatan

* Bisa matiin Touch/Tap clicking

* Bisa Ignore Trackpad when Mouse Present

 

Note :

Semua kext file dapat di download disini

 

Terima kasih ditujukan kepada forum MSI Wind…


Still a challenge to work:
- Mic (belon di coba)

- Line out (sudah ada rekan memberi
info untuk otomatis switch
)

 

 

 

Mac OSX
Click untuk memperbesar.

Last Updated ( Nov 23, 2009 at 10:52 PM )
<< Start < Previous 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 33 - 36 of 140
spacer
Since Nov'05
Since June'08
www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos and videos from TeeJe. Make your own badge here.
Google Search
Google
Who's Online
We have 6 guests online

 

Mambo is Free Software released under the GNU/GPL License.
spacer