Pindahan gedung

Pindahan gedung 

Sungguh berat untuk meninggalkan tempat bekerja yang lebih dari 14 tahun bersama. Masih ingat masa itu dimana untuk kepindahan ke gedung ini dikerjakan dengan susah payah, karena lebih banyak dikerjakan sendiri, oleh group sendiri dan dinikmati hasil karya sendiri itu bersama-sama. Kemudian di diami dengan segala suka dan dukanya, kantor yang selalu berubah bentuk, dari awal yang semuanya ber pintu, kemudian terkotak kotak dan akhirnya walaupun masih terkotak-kotak, hanya saja semakin mengecil.  

Perusahaan yang selalu juga berganti kepemilikan. Pernah satu saat ber diri sendiri, kemudian dibeli oleh raja chemical, berdiri sendiri lagi, dan pada akhirnya dibeli oleh salah satu raksasa minyak dan gas dunia, sampai sekarang. Kita tidak pernah tahu….mau dibawa perusahaan besar mana lagi…. 

Dari segi organisasi dan departemen, pernah merasakan manisnya berkarya dibidang teknologi infrastruktur komputer dari saat dimana PC adalah barang mewah sehingga harus berbagi oleh beberapa orang, sampai melihat laptop itu adalah teknologi yang wah dan seperti dari planet lain. Dulu dengan bandwidth telekomunikasi ke anjungan lepas pantai dengan mendapatkan Baud Rate 300 saja sudah gembira setengah mati….dibanding dengan sekarang 64 Kilo bytes per second sudah di tereakin orang sekampung.  

Sampai pada akhirnya berusaha hijrah ke departemen lain, semata mata ingin melihat bagaimana perusahaan ini mendapatkan duit nya dan mendekati apa arti proses dan produksi dari perusahaan minyak dan gas. Sampailah akhirnya sekarang sudah melihat teknologi yang begitu maju untuk industri ini, memposesnya, menjual dan merumuskan kontrak untuk berbagi hasil tersebut. Perjalanan Data proses dan Produksi juga sangat panjang, dulunya hanya sebatas terlihat lokal dilokasi, sekarang ini telah dapat kita lihat dimana saja dan dengan teknology dan infrastruktur yang sangat maju sehingga sampai pada system akunting dan pengambilan keputusan. Semuanya telah dijalani di gedung yang sebentar lagi ditinggalkan…..memang ada terasa berat. 

Perjalanan masih panjang,,,, sehingga bukan suatu hal yang patut harus berlama-lama bernostalgia. Nikmati indahnya gedung baru, kantor baru dengan segala kekurangannya dan terus berkarya. Nikmati lebih banyak silaturahmi dengan rekan kerja karena akan bergabung para pekerja dari dua gedung. Dan jangan lupa, gapailah kreatifitas dengan lebih berkarya menggunakan cara, mekanisme, pemikiran baru sehingga didapatkan hasil maksimal. Amiin. 

Ratu Prabu 2, nantikan kita InsyaAllah hadlir…..

Mulia Tower

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *