Green Canyon

Green Canyon

Awal tahun ini alhamdulillah punya kesempatan untuk ke daerah Ciamis dan Tasikmalaya sekitarnya sehingga dapat mengunjungi salah satu tempat wisata yang sedang 'in' di tanah air yaitu Green Canyon, sungai Cijulang, Ciamis.

Berhubung kita perlu sekitar 8 jam untuk ke daerah ini, kita putuskan untuk berangkat siang dan menginap di Tasikmalaya yang kebetulan ada rumah salah satu relative kita disana. Esoknya pagi-pagi dari Tasikmalaya kita butuhkan 4 jam berkendara dan sampai di 'Green Canyon' sekitar jam 10 pagi. Kebetulan hari itu adalah hari Sabtu di awal tahun yang masih merupakan hari libur. Untuk lebih jelas tempat yang dimaksud dapat melihatnya disini.

Sesampainya disana terlihat banyaknya kendaraan ditempat parkir dan setelah membeli tiket baru kita sadar kalau kita sudah merupakan orang ke seribu disana. Perkiraan tersebut adalah tiket nomor perahu sudah mencapai nomor 200 dikalikan 5 orang per perahu.

Sepertinya gapura selamat datang dan tempat pembelian tiket sedang dibangun, sehingga masih terlihat aktifitas pembangunan disana sini. Masuk kedalam sudah banyak orang berkumpul menunggu giliran perahu mereka dan ada juga yang beraktifitas flying fox menyeberangi sungai Cijulang yang bersih dan berwarna kehijauan airnya.

Cijulang river


Setelah menunggu sekitar satu jam, giliran kita pun tiba. Untuk mencapai ke Green Canyon ini kita menyusuri sungai Cijulang dengan perahu motor yang berisikan 5 orang beserta drivernya selama kurang lebih setengah jam. Menyusuri sungai Cijulang rupanya bagian dari pengalaman mengasyikkan tersendiri karena menyusuri keindahan sungai yang dikanan kiri terdapat hutan lebat dan air jernih kehijuan.

Green Scenery

Menyusuri sungai yang lebarnya sekitar 25 meter, air kehijauan yang jernih dan dengan hamparan tanaman hijau disepanjang sungai, sampailah kita pada tempat dimana air mengalir dari tepi sungai dan jatuh ke permukaan sungai yang tingginya sekitar 4-5 meter, sebuah pemndangan air terjun yang indah.

Emerald Waterfall

Kemudian sampailah pada tempat menyempit yang hanya dapat dilalui oleh satu buah perahu dan harus mengantri satu-satu.

Narrow gate   
Land Bridge from Narrow end

Tak lama kita dibuai dengan keindahan jembatan tanah sepanjang 40 meter dan lebar 3 meter yang menghubungkan desa Batukaras dengan desa Kertajaya. Karena formasi jembatan tanah ini mirip goa, sangat tinggi dan ditumbuhi oleh lumut dan tumbuhan hijau, jadilah dia dinamakan Green Canyon.

Sampailah dimana perahu tidak bisa meneruskan perjalanan karena sudah sampai di pinggir goa. Untuk melihat sisi dibalik goa tersebut, kita harus naik batu seperti karang yang uniknya dasarnya sudah tidak licin lagi. Dikanan kiri terlihat stalakmit dan stalaktit dan rintikan air berjatuhan dari atas. Sungguh pemandangan yang spektakuler dan indah.

Inside the Canyon

Dari sini kita bisa melihat tebing dikanan dan kiri yang menjulang tinggi dan sinar matahari yang menembus dari celah dan pohon-pohon diatasnya, sungguh pemandangan menarik, apalagi saya berfikir kalau pagi hari dimana embun masih ada.  Bagi yang cukup berani dan tahan dingin, bisa menyusuri kolam antar tebing ini yang airnya dangkal sampai tempat terjauh yang bisa mampu dan menikmati tebing dan flaura dan fauna nya. Lain kali buat saya karena waktu itu membawa kamera yang juga sudah agak lembab karena rintikan air dari atas.

Inside the land bridge

Kita bisa berenang sepuasnya disini sampai batas diijinkan oleh pemandu kita karena tergantung dari banyaknya pengunjung dan keterbatasan tempat.

Kembali dari tempat inipun merupakan pengalaman mengasyikan tersendiri,yang sebelumnya kita mungkin belum melihat dari sisi yang berbeda. Tanpa berenang di canyon, kita butuhkan waktu sekitar satu jam menyusuri dan melihat Green canyon ini dari dekat.

Cukang Taneuh - Ciamis


Tidak akan selesai dan cukup untuk mengatakan yang terbaik dari tempat ini selain berkunjung sendiri dan melihat langsung. Bagi saya dan keluarga, sungguh pengalaman tak terlupakan dan terus terang ingin kembali lagi.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *