Senjata yang tidak kalah dahsyat--dan oleh karena itu perlu selalu diasah--adalah bersabar dan tenang hati dengan banyak mengadu dan mengharapkan keridhaan Allah. Kuatkan iman, peliharalah dan suburkan di dalam hati kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya melebihi segalanya, ditengah kultur hubbud dunya (cinta dunia) yang telah menjalar kemana-mana. Semoga Allah membimbing kita agar tidak menjadi orang yang tertipu.
Sungguh merupakan suatu kegiatan yang menyita waktu mempunyai hobby yang bisa dibilang banyak (karena lebih dari satu :-P).Hobby yang sedang digeluti sekarang ini adalah hobby photography yang menginginkan pencarian obyek landscape dan macro, ditambah keinginan untuk selalu tepat waktu mengirimkan satu buah photo ke portal photo di Flickr. Dengan demikian pagi atau malam hari disibukkan dengan memberi komentar rekan-rekan sesama photographer dan membuat balasannya. Flickr portal saya ada disini.
Hobby kedua adalah belajar memakai microprocessor Arduino. Micropressor mungil tapi handal yang bisa dipakai untuk segala jenis otomasi, mulai dari aktifasi sensor dan mentrigger alat. Saya berencana memakai ini untuk masih berhubungan dengan hobby photography untuk mentrigger kamera untuk pemotretan cepat serta bermain dengan cipratan air atau water splash. Info Arduino ada disini.
Hobby ketiga adalah ‘Do It Yourself’ atau hasta karya elektronik, lebih memfokuskan diri ke lampu LED berdaya besar. Sudah berhasil untuk membuat lampu penerangan ruangan tempat berkarya sehari-hari, hanya dengan LED berdaya 10W, pancaran cahaya yang diberikan sangat besar, cukup terang untuk ruangan 6x4m2. Sehingga menjadikan LED merupakan lampu pengganti dari lampu ekonomis yang dipakai saat ini. Hanya saja memang masih dirasa mahal karena harga lampu biasa sekitar 30-40 ribu rupiah, sedangkan lampu buatan sendiri ini masih berkisar 130ribu rupiah. Yang belum diketahui memang daya tahan lampu LED ini yang mengkalim sekitar 20,000 jam kerja. Ketertarikan saya tentang LED ini dari artikel pak Shaf ini.
Semata-mata bukan pamer hobby, tapi hanya ingin mengutarakan kalau jarang masuk dan kurang mengupdate blog sendiri karena kebanyakan waktunya terpakai di hobby tersebut :-D. Mudah-mudahan saya mulai blog terbaru dengan ngoprek LED untuk penerangan kamar ini.
Pada 27 Ramadhan 1432 H, sekelompok professional Muslim Indonesia mengeluarkan sebuah petisi bertajuk “PETISI UKHUWAH DAN PERSATUAN”. Sebuah slogan dikumandangkan: “BEDA BOLEH! SATU LEBIH BAIK! SATU LEBIH INDAH! “ http://petitiononline.com/ukhuwwah/petition.html
Ajakan itu menarik. Dalam beberapa hari, ratusan orang kemudian menandatangani petisi tersebut. Mereka rindu persatuan! Disebutkan dalam Petisi, bahwa ulama terkenal, Dr. Yusuf Qaradhawi pernah berpendapat, jika kaum Muslim tidak mampu mencapai kesepakatan pada tingkat global, minimal mereka wajib berobsesi untuk bersatu dalam satu kawasan. Kata Syekh Qaradhawi, tidak boleh terjadi di satu negara atau satu kota kaum Muslim terpecah-pecah; beda pendapat dalam penentuan awal Ramadhan atau Hari Raya. Kaum Muslim di negara itu harus mengikuti keputusan pemerintahnya, meskipun berbeda dengan negara lain. Sebab, itu termasuk ketaatan terhadap yang ma’ruf. (Yusuf Qaradhawi, Fatwa-Fatwa Kontemporer Jld II (terj), Jakarta :GIP, 1995 , hal. 315).
Jika SABAR itu Mudah tentu semua orang bisa melakukannya
Contributed by tjetjep rustandi
Aug 20, 2011 at 03:41 AM
Abu Darda berkata: “Termasuk tanda pemahaman seseorang terhadap agamanya, adanya kemauan untuk mengurusi nafkah rumah tangganya.” (Diriwayatkan Ibnu Abid Dunya dalam Ishlahul Mal, hlm. 223, Ibnu Abi Syaibah no.34606 dan Al Baihaqi dalam Asy Syuab, 2/365)
Ditengah gemuruhnya kota, ternyata Riyadh menyimpan banyak kisah. Kota ini menyimpan rahasia yang hanya diperdengarkan kepada telinga dan hati yang mendengar. Tentu saja, Hidayah adalah kehendak-Nya dan Hidayah hanya akan diberikan kepada mereka yang mencarinya…
Ada sebuah energi yang luar biasa dari cerita yang kudengar beberapa hari yang lalu dari sahabat saya.Saya mengenal banyak dari mereka, ada beberapa dari Palestina, Bahrain, Jordan, Syiria, Pakistan, India, Srilanka dan kebanyakan dari Mesir dan Saudi Arabia sendiri. Ada beberapa juga dari suku Arab yang tinggal dibenua Afrika. Salah satunya adalah teman dari Negara Sudan, Afrika.
Saya mengenalnya dengan nama Ammar Mustafa, dia salah satu Muslim kulit hitam yang juga kerja di Hotel ini.